HIV/AIDS dalam Perspektif Islam dan Upaya Pencegahannya

Assalamu’alaikum wr. wb.

Langsung saja nih, pak Ustaz. Mumpung masih hangat dibicarakan di bulan ini berkenaan dengan HIV/AIDS yang menurut Dien kita adalah merupakan bentuk kemarahan Allah SWT terhadap manusia yang tidak mau mengikuti segala perintah dan larangan-Nya. Kebanyakan dari kita akan selalu su’udzon bila kita berjumpa dengan ODHA atau Orang Dijangkiti HIV AIDS bahwa ODHA tersebut pasti tingkah lakunya nggak bener, suka ganti-ganti pasangan atau jajan dan lain sebagainya.

Tetapi kalau melihat data-data yang diberitakan bahwa korban-korban virus tersebut tidak hanya yang bertingkah laku nggak bener saja, orang-orang yang taat beragamapun ada juga yang terjangkiti bahkan anak-anak yang tak berdosapun justru paling banyak terkena. HIngga kini sudah terdata 500.000 anak-anak yang meninggal dikarenakan virus tersebut.

Belum lagi sikap kita terhadap ODHA (penderita HIV/AIDS) di mana sering kali adalah menjauhinya, mengkucilkannya dari pergaulan sehari-hari. Alangkah sedihnya ODHA, yang tidak tahu kenapa dia terkena virus tersebut walaupun tidak pernah berbuat yang melanggar ketentuan agama?

Di samping itu, Virus HIV/AIDS juga sudah merambah ke wilayah negara-negara yang notabene adalah negara Islam, seperti negara-negara di Afrika Utara, Timur Tengah dan Asia.(data terakhir 1 juta orang ODHA),

Yang menjadi pertanyaan saya, apakah para ulama kita hanya berdiam diri saja? Cukupkan hanya dibiarkan saja, melihat sudah begitu banyaknya penderita HIV/AIDS merambah dunia Islam? Apakah tidak ada cara pencegahan yang bisa diterapkan? Mungkin masyarakat kurang paham dengan esensi Islam sehingga mereka terjangkiti virus HIV/AIDS? dan bila berjumpa dengan anggota keluarganya terjangkiti hanya bisa mengucilkannya?

Sudah seharusnya para Ulama, kyai-kyai dan cendikiawan Islam kita bersama-sama mengadakan program yang realistis untuk mencegah umat muslim terjangkiti HIV AIDS, karena saya yakin ISLAM sebagai rahmatan alamin pasti memberikan jalan keluar yang terbaik untuk mencegahnya.

Mohon ma’af bila ada salah kata yang tidak mengena di hati.

Rgds,

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Tentu saja kita tidak boleh menggeneralisir bahwa semua penderita virus HIV/AIDS adalah pelaku zina. Kita juga yakin bahwa tidak semua ODHA merupakan para pendosa semua. Namun kita juga jangan mengalihkan masalah, sebab urusan penyakit AIDS itu memang berkisar dan bersumber dari zina yang dilanggar.

Kita sudah dilarang Allah SWT untuk mendekati zina. Allah tidak hanya melarang zina, tetapi sekedar mendekati saja sudah haram dan dilaknat. Tapi kalau masih ‘ngeyel‘ juga, jangan marah kalau azab turun.

Dan nyatanya, zina bukan hanya didekati, tapi dikerjakan secara langsung, bahkan secara rutin tiap hari, dengan terang-terangan, tanpa rasa takut pada tuhan, malah terus menerus dipromosikan lewat semua media, agar zina semakin meluas dan merakyat.

Semua film, sinetron, infotainment serta nyaris program TV tidak pernah berhenti dari mengajak zina, minimal menerimanya sebagai sebuah kewajaran, lalu setiap hari berita perzinaan terus menerus ditayangkan, bukan dengan rasa jijjik, tapi dengan bangga, sambil tertawa-tawa. Maka ketika Allah SWT menurunkan penyakit itu, sebenarnya Dia masih sangat sopan dengan tegurannya.

Semua Penyakit Ada Obatnya

Semua penyakit ada obatnya, kecuali sebuah penyakit yaitu penyakit tua. Itu adalah jaminan dari Allah SWT, sebagaimana telah disampaikan oleh utusan-Nya.

من حديث زياد بن علاقة عن أسامة بن شريك قال: كنت عند النبي صلي الله عليه وسلم وجاءت الأعراب فقالوا: يا رسول الله أنتداوى ؟؟ فقال, ” نعم يا عباد الله تداووا فان الله عز وجل لم يضع داء إلا وضع له شفاء غير داء واحد ” قالوا: ما هو ؟؟ قال, ” الهرم “

Dari Hadits Ziyad bin ‘Ilaqah bin Usamah bin Syuraik berkata,” Aku bersama nabi SAW, ketika itu seorang arab datang bertanya,”Ya Rasulullah, apakah kami diperintahkan untuk berobat?” Beliau SAW menjawab, “Ya, berobatlah wahai hamba-hamba Allah, sesungguhnya Allah tidak menurunkan penyakit kecuali menurunkan juga obatnya, kecuali satu penyakit.” “Penyakit apa itu?” Nabi SAW menajwab, “Penyakit tua.”(HR Bukhari, Abu Daud,An-Nasa’i, Tirmizy, Ibnu Hazm dengan sanad yang shahih)

Dalam lafadz lainnya disebutkan bahwa semua penyakit ada obatnya, hanya saja adakalanya obat itu ditemukan oleh sebagian orang dan ada kalanya tidak oleh sebagian orang lainnya.

وفي لفظ, ” إن الله لم ينزل داء إلا انزل له شفاء علمه من علمه وجهله من جهله

Sesungguhnya Allah tidak menurunkan penyakit kecuali menurunkan obatnya. Maka sebagian orang mengetahui obatdan sebagian orang tidak mengetahuinya. (HR Ahmad dalam Musnad )

Hadits kedua ini juga dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’.

Kita tidak boleh sombong untuk menolak bahwa memang Allah SWT menurunkan penyakit sebagai bentuk azab dan peringatan di dunia. Semua diakibatkan oleh kedegilan manusia juga. Azab dan peringatan itu tidak boleh dinafikan begitu saja.

Azab dan Peringatan Tidak Terbatas Buat yang Zalim Saja

Dan sebuah azab mungkin saja menimpa orangyang tidak bersalah, bukan terbatas hanya kepada orang-orang zalim saja di antara manusia. Hal itu mungkin saja disengaja, misalnya apabila kebejadan manusia sudah tidak tertahankan lagi. Lantaran sudah begitu merajalela, sangat memasyarakat dan seakan sudah menjadi kelaziman.

Maka boleh-boleh saja bagi Allah SWT menimpakan azab itu selain kepada orang zalim, juga kepada yang tidak zalim. Semua itu hak Allah SWT terhadap hamba-Nya. Sebagaimana firman-nya:

Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya. (QS. Al-Anfal:25)

Maksudnya perintah “Peliharalah dirimu” artinya hendaklah kalian takut, berhati-hati dan mengantisipasidatangnya bencana massal, yang menimpa semua orang secar random.

Peringatan ini berlaku bukan buat orang zalim saja, karena mungkin orang zalim memang sudah tidak ada gunanya lagi untuk diingatkan. Peringatan ini justru ditujukan kepada orang-orang baik untuk menghentikan perbuatan orang zalim dari maksiat dan kemungkaran. Jangan hanya didiamkan saja, harus dicegah, diperangi, dibasmi dan dihilangkan selamanya.

Kalau orang baik-baik mendiamkan saja perilaku seks bebas, kumpul kebo, bi-sex, sodomi, lesbianisme dan semua variannya, maka Allah ST sudah peringatkan bahwa mereka yang baik-baik pun akan ditimpakan azab juga. Hikmahnya agar orang-orang yang baik-baik itu tidak egois dengan kebaikannya dan menutup diri dari segala kemungkaran yang terjadi di sekelilingnya. Orang-orang baik itu akan dianggap sebagai orang tidak baik bila membiarkan saja terjadinya kemungkaran.

Orang-orang baik wajib dalam arti yang sesungguhnya untuk menghentikan sekarang juga pezinaan dalam bentuk apapun. Orang-orang baik diharamkan berlindung di balik kebebasan berekspresi, lalu santai-santai saja melihat kemungkaran merambah semua sudut kehidupan. Maka orang-orang baik pun ikut juga diazab, agar merasakan bahwa sikap diam mereka itu pun melahirkan murka dari Allah juga.

Yang Harus Dilakukan terhadap Virus HIV

Yang harus dilakukan bukan kampanye seks yang aman, atau membagi-bagikan kondom gratis, juga bukan berhenti pada sekedar mengasihi siapa saja yang terkena virus itu. Semua itu tidak akan ada gunanya dan tidak akan mengubah apa pun. Yang harus dilakukan sekarang ini adalah hal-hal berikut ini:

  • Menghentikan semua tayangan seks dan yang sejenisnya di semua stasiun TV dan media, baik cetak maupun elektronik. Termasuk keberadaan para banci di semua programnya, baik sebagai penyanyi, pelawak atau pun pemain sinetron/film.
  • Mengganti semua anggota LSF dengan korban-korban AIDS/HIV yang sudah merasakan langsung dampak negatifnya dan mengerti bahwa diri mereka adalah korabn seks bebas. Yang demikian itu agar lembaga ini mau bekerja dengan hati nurani yang paling dalam, bukan sekedar stempel formal yang bergigi ompong.
  • Mencabut semua izin lokalisasi baik yang formal dan informal.
  • Mengganti semua tempat hiburan mesum dengan jenis usaha yang halal dan bermanfaat positif buat masyarakat
  • Menutup semua bentuk kehidupan malam yang hedonis, baik yang ada izinnya atau yang liar.
  • Menutup semua jalur produksi dan distribusi keping-keping VCD porno, semi porno, berbau porno, nyaris porno, hampir porno, setengah porno, atau nyerempet porno dan segala variannya.
  • Mengganti semua aparat yang melindungi pornografi dengan aparat yang masih punya idealisme sejati. Sebab semua pusat-pusat pornografi itu sudah ada datanya di tangan aparat dan juga masyarakat, hanya saja aparat tidak punya nyali untuk menutupnya. Mungkinkarena sahamnya dimiliki oleh orang ‘kuat’ yang lebih kuat dari aparat, ataudilindungi oleh ‘atasannya’ aparat.
  • Menghentikan semua bentuk penyuluhan sesat tentang AIDS/HIV, seperti membagikan kondom gratis, atau mengajarkan seks (baca: zina) yang aman. Karena program seperti ini tidak pernah berguna dan tidak ada artinya. Sama saja menahan serangan tsunami dengan sekarung pasir. Seharusnya kalau tahu akan ada tsunami, lebih baik segera pindah cari tempat yang lebih tinggi menjauhi pantai. Karena tidak ada tsunami yang aman untuk dihadapi, sebagaimana tidak ada zina yang aman untuk dikerjakan.
  • Membuat undang-undang anti pornografi serta melengkapinya dengan peraturan-peraturan teknisnya hingga sampai bentuk-bentuk hukumannya. Segera saja berhenti dari berdebat tentang definisi pornografi yang tidak ada habisnya, sebab tukang becak di pinggir jalan pun tahu apa itu gambar porno.
  • Menghukum mati para pezina muhshan dengan disaksikan oleh semua pemirsa TV di negeri ini dengan siaran langsung. Tentunya setelah melalui proses pengadilan yang sah dan formal
  • Marilah kita semua bertobat nashuha, mulai dari rakyat serta pejabat, atas sikap masa bodohnya dengan penyebaran paham seks bebas selama ini dengan berkedok kepada kebebasan seni dan ekspresi.

Kalau semua tindakan di atas sudah kita lakukan, boleh-lah kita berharap obat anti AIDS/HIV ditemukan oleh manusia. Tapi selama hal di atas masih berupa wacana, apalagi masih jadi perdebatan, maka korban-korban akan terus berjatuhan, bukan hanya pelaku zina, tetapi azab itu akan terus menerus merenggut nyawa manusia yang tidak berdosa, lewat berbagai cara penularannya yang dahsyat.

Tinggal terserah kita, mau obat atau tidak? Kalau mau obat, ya tobat.

Sayangnya, kalangan pendukung zina pasti mencak-mencak kalau membaca tulisan seperti ini. Sebab mereka merasa ruang geraknya dibatasi oleh agama. Bahkan boleh jadi mereka malah balik menyerang dengan mengatakan kita ini munafik lah dan sebagainya.

Akhirnya yang sesungguhnya jadi musuh kita ternyata bukan virus HIV, melainkan barangkali malah teman-teman kita sendiri, yang -sayangnya- otaknya sudah dipenuhi dengan beragam virus porno. Sehinggga apapun yang berbau porno dan mengarah kepada perzinaan, pasti akan dibelanya mati-matian. Sebaliknya, semua orang yang anti pornografi pasti dikatakan sinting. Nauzu billahi min zalik…

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Antara Aids dan Azab Allah

Virus HIV AIDS sebenarnya bukan berasal dari simpanse, tetapi ciptaan para ilmuwan yang kemudian diselewengkan melalui rekayasa tertentu untuk memusnahkan etnis tertentu.

(Jerry D. Gray, Dosa-dosa Media Amerika – Mengungkap Fakta Tersembunyi Kejahatan Media Barat, Ufuk Press 2006 h. 192).Tulisan Allan Cantwell, Jr. M.D. ini mengungkapkan rahasia asal-usul AIDS dan HIV, juga bagaimana ilmuwan menghasilkan penyakit yang paling menakutkan kemudian menutup-nutupinya.

Teori Monyet Hijau

1. Tidak sedikit orang yang sudah mendengar teori bahwa AIDS adalah ciptaan manusia. Menurut The New York Times yang terbit 29 Oktober 1990, tiga puluh persen penduduk kulit hitam di New York City benar-benar percaya bahwa AIDS adalah senjata etnis yang didesain di dalam laboratorium untuk menginfeksi dan membunuh kalangan kulit hitam. Sebagian orang bahkan menganggap teori konspirasi AIDS lebih bisa dipercaya dibandingkan teori monyet hijau Afrika yang dilontarkan para pakar AIDS.

Sebenarnya sejak tahun 1988 para peneliti telah membuktikan bahwa teori monyet hijau tidaklah benar. Namun kebanyakan edukator AIDS terus menyampaikan teori ini kepada publik hingga sekarang. Dalam liputan-liputan media tahun 1999, teori monyet hijau telah digantikan dengan teori simpanse di luar Afrika. Simpanse yang dikatakan merupakan asal-usul penyakit AIDS ini telah diterima sepenuhnya oleh komunitas ilmiah.

2. Pohon keturunan filogenetik virus primata (yang hanya dipahami segelintir orang saja) ditampilkan untuk membuktikan bahwa HIV diturunkan dari virus primata yang berdiam di semak Afrika. Analisis data genetika virus ditunjukkan melalui supercomputer di Los Alamos, Mexico, menunjukkan bahwa HIV telah melompati spesies, dari simpanse ke manusia sekitar tahun 1930 di Afrika.

Eksperimen Hepatitis B Pra-AIDS kepada Pria Gay (1978-1981)Aids Ribuan pria gay mendaftar sebagai manusia percobaan untuk eksperimen vaksin hepatitis B yang disponsori pemerintah AS di New York, Los Angeles, dan San Fransisco. Setelah beberapa tahun, kota-kota tersebut menjadi pusat sindrom defisiensi kekebalan terkait gay, yang belakangan dikenal dengan AIDS. Di awal 1970-an, vaksin hepatitis B dikembangkan di dalam tubuh simpanse. Sekarang hewan ini dipercaya sebagai asal-usul berevolusinya HIV.

Banyak orang masih merasa takut mendapat vaksin hepatitis B lantaran asalnya yang terkait dengan pria gay dan AIDS. Para dokter senior masih bisa ingat bahwa eksperimen vaksin hepatitis awalnya dibuat dari kumpulan serum darah para homoseksual yang terinfeksi hepatitis.

Kemungkinan besar HIV masuk ke dalam tubuh pria gay selama uji coba vaksin ini. Ketika itu, ribuan homoseksual diinjeksi di New York pada awal 1978 dan di kota-kota pesisir barat sekitar tahun 1980-1981.

Apakah jenis virus yang terkontaminasi dalam program vaksin ini yang menyebabkan AIDS? Bagaimana dengan program WHO di Afrika? Bukti kuat menunjukkan bahwa AIDS berkembang tak lama setelah program vaksin ini. AIDS merebak pertama kali di kalangan gay New York City pada tahun 1979, beberapa bulan setelah eksperimen dimulai di Manhattan. Ada fakta yang cukup mengejutkan dan secara statistik sangat signifikan, bahwa 20% pria gay yang menjadi sukarelawan eksperimen hepatitis B di New York diketahui mengidap HIV positif pada tahun 1980 (setahun sebelum AIDS menjadi penyakit resmi).

Ini menunjukkan bahwa pria Manhattan memiliki kejadian HIV tertinggi dibandingkan tempat lainnya di dunia, termasuk Afrika, yang dianggap sebagai tempat kelahiran HIV dan AIDS. Fakta lain yang juga menghebohkan adalah bahwa kasus AIDS di Afrika yang dapat dibuktikan baru muncul setelah tahun 1982. Sejumlah peneliti yakin bahwa eksperimen vaksin inilah yang berfungsi sebagai saluran tempat berjangkitnya HIV ke populasi gay di Amerika. Namun hingga sekarang para ilmuwan AIDS mengecilkan koneksi apapun antara AIDS dengan vaksin tersebut.

Umum diketahui bahwa di Afrika, AIDS berjangkit pada orang heteroseksual, sementara di Amerika Serikat AIDS hanya berjangkit pada kalangan pria gay. Meskipun pada awalnya diberitahukan kepada publik bahwa tak seorang pun kebal AIDS, faktanya hingga sekarang ini (20 tahun setelah kasus pertama AIDS), 80% kasus AIDS baru di Amerika Serikat berjangkit pada pria gay, pecandu narkotika, dan pasangan seksual mereka. Mengapa demikian? Tentunya HIV tidak mendiskriminasi preferensi seksual atau ras tertentu. Apakah benar demikian?

Keserupaan Dengan Flu Burung

Di pertengahan tahun 1990-an, para ahli biologi berhasil mengidentifikasi setidaknya 8 subtipe (strain) HIV yang menginfeksi berbagai orang di seluruh dunia. Telah terbukti, strain B adalah strain pra dominan yang menginfeksi gay di AS. Strain HIV ini lebih cenderung menginfeksi jaringan rektum, itu sebabnya para gay yang cenderung menderita AIDS dibandingkan non-gay

Sebaliknya, Strain HIV yang umum dijumpai di Afrika cenderung menginfeksi vagina dan sel serviks (leher rahim), sebagaimana kulup penis pria. Itu sebabnya, di Afrika, HIV cenderung berjangkit pada kalangan heteroseksual.

Para pakar AIDS telah memberitahukan bahawa AIDS Amerika berasal dari Afrika, padahal Strain HIV yang umum dijumpai di kalangan pria gay nyaris tak pernah terlihat di Afrika! Bagaimana bisa demikian? Apakah sebagian Strain HIV direkayasa agar mudah beradaptasi ke sel yang cenderung menginfeksi kelamin gay?

Telah diketahui, pria ilmuwan SCVP (Special Virus Cancer Program) mampu mengadaptasi retrovirus tertentu agar menginfeksi jenis sel tertentu. Tak kurang sejak tahun 1970, para ilmuwan perang biologis telah belajar mendesain agen-agen (khususnya virus) tertentu yang bisa menginfeksi dan menyerang sel kelompok rasial “tertentu”. Setidaknya tahun 1997, Stephen O’Brien dan Michael Dean dari Laboratorium Keanekaragaman Genom di National Cancer Institute menunjukkan bahwa satu dari sepuluh orang kulit putih memiliki gen resisten-AIDS, sementara orang kulit hitam Afrika tidak memiliki gen semacam itu sama sekali. Kelihatannya, AIDS semakin merupakan virus buatan manusia yang menyerang ras tertentu dibandingkan peristiwa alamiah.

Berkat bantuan media Amerika, virus ini menyebar ke jutaan orang tertentu di seluruh dunia sebelum segelintir orang mulai waspada akan kejahatan di balik penciptaan virus ini. Di tahun 1981, pejabat kesehatan memastikan “masyarakat umum” bahwa tak ada yang perlu dikhawatirkan. AIDS adalah penyakit gay adalah jargon yang sering dikumandangkan media.

Setidaknya tahun 1987, Robert Gallo memberitahu reporter Playboy, David Black, “Saya pribadi belum pernah menemukan satu kasus pun (di Amerika) dimana pria terkena virus (AIDS) dari seorang wanita melalui hubungan intim heteroseksual”. Gallo melanjutkan, AIDS tak akan menjadi bahaya yang tak bisa teratasi bagi masyarakat umum. Apakah ini sekedar spekulasi ataukah Gallo mengetahui sesuatu yang tidak ia ceritakan?

Kisah Sodom dan Gomora

Sodom dan Gomora telah digunakan sebagai kata yang mengacu kepada dosa dan penyelewengan seksual. Kisah tersebut telah membentuk kata-kata baru dalam berbagai bahasa di seluruh dunia, termasuk perkataan dalam bahasa Melayu dan bahasa Indonesia yakni “sodomi”, suatu istilah yang digunakan untuk menjelaskan hubungan anal seks, dan juga hubungan seks ala binatang.

Menurut pandangan Islam, keponakan dari Nabi Ibrahim yang bernama Luth atau Lot  yaitu seorang rasul. Menurut al-Quran, Nabi Luth (atau Lot) telah diutus sebagai seorang nabi untuk memberi peringatan kepada umatnya yaitu, penduduk Sodom  dan Amora untuk memperbaiki tingkah laku mereka yang menyimpang. Kisah ini tertulis dalam surat Hud, yakni surat ke-11 dalam al-Quran; makna utama dari surat Hud ialah cerita-cerita tentang para nabi yang diutus untuk memberi peringatan dan petunjuk kepada umat mereka untuk menyembah hanya kepada Allah, lalu kemudian Allah menghukum mereka karena keingkarannya.

Al-Quran tidak memberikan perincian lebih lanjut tentang perincian kisah mengenai kaum Nabi Luth. Namun makna kisahnya adalah Nabi Luth menawarkan anak perempuannya, tetapi mereka tidak berminat dan mengatakan bahwa Nabi Luth “tahu apa yang kami mau”, yakni mereka lebih memilih laki-laki daripada perempuan. Digabungkan dengan keterangan Kitab Injil, Sodom dan Amora dalam Islam juga merujuk kepada homoseksual. Informasi lebih lanjut bisa dilihat pada surat Hud.

Maka tatkala rasa takut hilang dari Ibrahim dan berita gembira telah datang kepadanya, diapun bersoal jawab dengan (malaikat-malaikat) Kami tentang kaum Luth.[11:74]

Sesungguhnya Ibrahim itu benar-benar seorang yang penyantun lagi penghiba dan suka kembali kepada Allah.[11:75]

Hai Ibrahim, tinggalkanlah soal jawab ini, sesungguhnya telah datang ketetapan Tuhanmu, dan sesungguhnya mereka itu akan didatangi azab yang tidak dapat ditolak.[11:76]

Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka, dan dia berkata: “Ini adalah hari yang amat sulit”. [11:77]

Dan datanglah kepadanya kaumnya dengan bergegas-gegas. Dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang keji. Luth berkata: “Hai kaumku, inilah puteri-puteriku, mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku ini. Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal?”. [11:78]

Mereka menjawab: “Sesungguhnya kamu telah tahu bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap puteri-puterimu; dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki”. [11:79]

Luth berkata: “Seandainya aku ada mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan)”. [11:80]

Para utusan (malaikat) berkata: “Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal[15], kecuali istrimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?”. [11:81]

Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi. [11:82]

Yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim. [11:83]

Penyebab Azab Allah SWt yang ketiga, adalah Berbuat Zina

Allah SWT berfirman Dalam Qur an Surat Al Isra ayat 32 :

Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.

Jangan sekali kali kamu dekati media yang akan menjerumuskan kamu kepada perbuatan zina. Apalagi melakukannya, dekat saja dilarang. Karena sesungguhnya perbuatan zina itu FAAHISYATAN dan SA,A SABIILA. Ahli mufassir menjelaskan makna kedua kata ini dengan pemaknaan yang amat transparan . Makna FAAHISYATAN adalah :perbuatan yang amat kotor, najis dan menjijikkan, perbuatan hewani, amal yang sangat hina, sedangkan makna SA,A SABIILA mengandung pengertian, jalan syaiton, jalan datangnya kemurkaan dan azab Allah, pintu kesialan hidup, jalan kegelapan serta jalan pintas menuju Neraka Allah SWT, bila kita tidak sempat bertaubat Kepada Allah SWT. Sungguh luar biasa akibat dari perbuatan zina tersebut. Semoga kita dijauhkan oleh Allah dari perbuatan zina serta kita selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT, agar kita tidak mudah terjerumus dari perbuatan terkutuk itu.

Rasul SAW bersabda Iyyakum wazzinah, jauhilah dan hati-hatilah kepada perbuatan zina. Karena sangat luar biasa dampak akibatnya bagi yang melakukannya, minimal ada 6 akibat dahsyat disebakan dari perbuatan zina, yaitu :

1. Yuzhibul Bahaai  (Allah Mencabut Kewibawaannya) = Hilang kewibawaannya dihadapan Allah SWT. Dan dihadapan manusia. Bila orang sudah melakukan perjinahan sedikit demi sedikit aura kewibawaan yang terpancar di wajahnya akan sirna dan pudar, hilang pamornya, tidak dihargai oleh orang banyak tidak dihargai lagi oleh istrin dan anak anaknya bila diketahui suaminya berbuat zina, begitu juga sebaliknya seorang istri yang berbuat serong / selingkuh dan berbuat zina tidak lagi dihargai oleh suami dan anak-anaknya, hilang kepercayaan orang kepadanya.bukan hanya wibawa yang bersangkutan yang dicabut/hilang akan tetapi wibawa keluarga besarnya ikut hilang kena imbasnya tidak berwibawa

2. Miftahul azab, (kunci datangnya AZAB Allah SWT). Apabila orang berbuat zina maka Allah SWT akan mendatangkan azab baik bagi yang melakukannya maupun bagi kita semua. Selama praktek zina dilakukan selama itu pula pintu azab Allah dibuka. Kaum berzina tidak akan aman dari azab Allah, musibah silih berganti datang menimpanya,

Versi zina pada zaman sekarang sudah begitu kompleks bentuknya, mulai dalam bentuk free leks atau free sex alias pergaulan bebas muda-mudi, budaya pacaran anak baru gede ABG yang dipertontonkan dengan keluar bedua duaan dan ciuman, perselingkuan orang –orang tua yang sudah memiliki pasangan yang sah suami dan istri, budaya flanten day = budaya berdua-duaan dengan mesra sepanjang malam yang dilakukan oleh muda mudi, sampai kepada praktek perzinahan yang dilakukan oleh PSK secara transparan dan terang terangan pada tempat yang sudah dilokalisir oleh pemerintah. Kita harus jujur dan bersikap objektif inilah biang kerok dari semua penyebab kita diazab dan dilknat oleh Allah SWT.tidak perlu kita saling menyalahkan diantara kita, solusi terbaik yang harus kita lakukan adalah “memerangi praktek zina dalam segala bentuknya”.

Orang yang berbuat zina tidak akan selamat dari azab Allah sampai dia bertaubat kepada Allah SWT. Pada zamannya nabi Lut a.s, telah terjadi azab Allah yang menimpa kaum nabi Luth disebabkan oleh perbuatan Liwat, lesbian dan perjinahan, sehingga dikenal dengan peristiwa bahrul mayyit = lautan maiyit karena begitu banyaknya orang yang meninggal, termasuk isteri nabi luth sendiri, karena dia tokoh germo pada saat itu.

Zina Halalkan Azab Allah

Ironisnya, kampanye pemakaian kondom inilah yang justrulebih menonjol daripada yang lain. Program juga sangat gencar. Akses terhadap kondom dipermudah, bahkan dibagikan secara gratis di lokasi-lokasi prostitusi dan para pelakunya. Lebih tragis lagi, penggunaan kondom juga dikampanyekan kepada remaja-remaja yang belum menikah. Ini kan sama saja mengajari berzina.

Kan untuk menekan jumlah  pengidap HIV?

Alasan itu jelas salah besar.

Mengapa?

Setidaknya ada tiga alasan. Pertama, banyak pakar yang meragukan efektivitas kondom dalam mencegah penularan virus HIV.

Kedua, kampanye pemakaian kondom bagi pelaku seks bebas tersebut sifatnya hanya anjuran. Tidak ada sanksi apa pun bagi yang melanggarnya. Seandainya ada, pelaksanaannya tentu juga amat sulit. Bagaimana dan siapa yang mengawasi para  pelaku seks bebas itu menggunakan kondom atau tidak?

Ketiga, program itu sudah terbukti gagal di negara asalnya, negara-negara Barat. Meskipun kampanye pemakaian kondom di negara-negara tersebut amat gencar, namun jumlah pengidap HIVdi negara-negara terus meningkat. Maka aneh sekali, program yang sudah jelas-jelas gagal itu, masih diikuti.

Dan yang lebih penting, kampanye penggalakan kondom bagi pelaku seks bebas tersebut justru melegitimasi seks bebas. Seolah dikatakan kepada para pelaku seks bebas itu, “Silakan Anda berzina, tapi jangan lupa pakai kondom!”

Ini kan konyol sekali. Jangankan bisa menghentikan HIV, tindakan ini malah mengundang azab Allah SWT yang lebih besar. Dalam hadits riwayat Al Thabarani dan AlHakim, disebutkan: Apabila zina dan riba telah terang-terangan dilakukan di suatu negeri, maka sesungguhnya mereka telah menghalalkan diri mereka dari azab Allah.

Mengapapemerintah lebih memilih melegalkan seks bebas daripada melarangnya?

Itu tidak bisa dilepaskan dengan ideologi yang diadopsi oleh negara ini. Diakui atau tidak, ideologi yang diadopsi negara ini adalah sekulerisme-kapitalisme. Nah, diantara ide yang menonjol dari ideologi ini adalah ide kebebasan, freedom. Salah satunya adalah kebebasan berperilaku. Termasuk di dalamnya aktivitas seksual.

Setiap individu berhak dan bebas melakukannya dengan siapa saja, asalkan atas dasar suka sama suka. Negara tidak boleh campur tangan kecuali ada pihak yang merasa terganggu dan dirugikan. Selama itu tidak ada, seks bebas tidak boleh dilarang. Bahkan, jika dianggap bermanfaat secara ekonomi, seks bisa menjadi komoditas yang bernilai komersial.

Nah, karena seks bebas tidak boleh dilarang, maka yang dilakukan adalah meminimalisir risiko. Pilihannya,yaitu, kampanyekan kondom. Inilah solusi sekulerisme-kapitalisme.

Bagaimana solusi Islammengatasi persoalan tersebut?

Dalam Islam,  jelas. Zina merupakan perbuatan haram. Bahkan termasuk dalam dosa besar. Pelakunya diancam dengan azab besar di akhirat. Di dunia, hukumannya  juga sangat berat. Bagi yang belum menikah dicambuk seratus kali dihadapan khalayak. Bagi yang sudah menikah, dirajam hingga mati.Bagi yang homo lebih berat lagi, pelakunya harus dibunuh.

Demikian pula dengan narkoba. Islam telah mengharamkan benda yang membahayakan tersebut. Sehingga pengguna narkoba, pengedar, produsen, dan semua yang terlibat juga dihukum berat.

Dengan tindakan tegas tersebut, penularan HIV/AIDS tidak akan serumit seperti sekarang. Sebab rantai utama penyebaran HIV telah terputus.Tak hanya itu, Islam juga menutup semua pintu yang dapat mengantarkan kepada perbuatan tersebut.

Ada perintah menutup aurat, larangan tabarruj (berdandan berlebihan di depan umum, red), ikhtilath (campur aduk, red) dan khulwah (berdua-duan di tempat yang sepi, red) antara pria wanita, dan lain-lain.

Pada saat yang sama, pernikahan dipermudah. Poligami juga dibuka. Pemerintah juga wajib menciptakan lapangan kerja seluas-luanya. Suasana ketakwaan dan keimanan harus dibangun sehingga ada keterikatan terhadap hukum Islam. Dengan demikian, kalau ada yang berzina, amat keterlaluan.

Perlakuan terhadap orang yang sudah telanjur tertular HIV sendiri?

Setidaknya, mereka dikategorikan menjadi dua. Pertama,penderita yang tertular akibat kemaksitan yang dia lakukan, seperti berzina atau menggunakan narkoba. Mereka harus dihukum sesuai dengan ketentuan Islam. Seperti tadi saya katakan, ada yang harus dihukum mati. Jika hukuman ini dilakukan, berarti pasti dapat mengurangi jumlah pengidap dan penyebar virus HIV.

Kedua, mereka yang menjadi korban penularan atau pelaku kemaksiatan yang tidak sampai dihukum mati harus diobati. Apabila dikuatirkan menularkan kepada orang lain di samping diobati juga dikarantina.

Kalau dikarantina, apa tidak dianggap mendiskriminasi mereka?

Karantina bukan untuk mendiskriminasi mereka. Namun untuk mencegah agar mereka tidak menularkan penyakitnya kepada orang lain. Dalam haditsriwayat Ahmad, Bukhari, Muslim dan AlNasa’i,Rasulullah SAW memerintahkan apabila ada sebuah daerah terserang wabah thâ’ûn, orang yang berada di luar daerah itu tidak boleh masuk.

Sebaliknya, orang yang ada di dalamnya tidak boleh keluar. Ini bukan untuk mendiskriminasi atau mengisolasi, namun mencegah agar penyakit menular itu tidak menyebar luas.

Namun saya harus mengingatkan, semua solusi tersebut tidak bisa berjalan sendiri. Ini juga terkait dengan aspek kehidupan lainnya, seperti politik, ekonomi, pendidikan, dan lain-ain. Di samping itu, ini hanya bisa dijalankan oleh negara.

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

AIDS: AZAB TUHANKAH?

AIDS merupakan yang menular. Tetapi yang menular sebenarnya adalah HIV (Human Immunodefiency Virus). HIV merupakan virus yang menggrogoti dan melumpuhkan sistem kekabalan yang ada dalam tubuh sang korban. Akibatnya orang yang sudah terinfeksi virus tersebut kondisi tubuhnya tidak bisa menahan gempuran berbagai gejala penyakit yang menyerangnya. Pada akhirnya kondisi tubuh akan semakin memburuk bahkan akan berujung pada kematian.

Penularan virus mematikan tersebut melalui darah, cairan vagina, air mani, dan juga melalui suntik narkoba.

Menurut data Ditjen Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan ( Ditjen PPM dan PL) Departemen Kesehatan RI, secara kumulatif jumlah kasus AIDS yang dilaporkan Juli 1987 hingga Juni 2008 tercatat 12.686. Dari data tersebut yang paling mengkhawatirkan adalah dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan yang mencemaskan.

Data hasil survei Departemen Kesehatan menunjukkan secara keseluruhan sebanyak 38% orang tertular melalui narkoba suntik, 30% melalui pelanggan seks, 14% melalui pasangan dari kelompok resiko tinggi, 9% melalui para gay, 8% melalui penjaja seks, dan 1% dari para waria.

Bila kita cermati dari faktor-faktor penyebab dan penularan penyakit AIDS adalah perbuatan-perbuatan yang sangat dilarang dan dimurkai Allah. Sebagai manusia yang beragama atau yang berakal sehat dan berhati, pastilah mengetahui bahwa perbuatan-perbuatan tersebut sangat tidak layak untuk dikerjakan. Tapi yang terjadi adalah rasa bangga, puas, dan merasa gaul bila dapat melakukan perbuatan maksiat tersebut. Seakan mereka berkata:”Tuhan inilah kami, silahkan kalau Engkau mau menghukum, kami tidak takut”.

Jika demikian, mungkinkah kehadiran AIDS maupan virus HIV merupakan wujud azab Allah atas kekurang ajaran para “manusia penantang”?

Na’udzu billah. Semoga kita bukan termasuk hamba-hamba penantang Allah.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Misteri AIDS, Penyakit atau Azab?

Pembaca yang budiman, Kata AIDS tidaklah asing ditelinga kita, baik dari kalangan masyarakat kecil sampai masyarakat elit. AIDS adalah virus ganas dan mematikan yang belum ada obat untuk penyembuhannya sampai sekarang ini sehingga AIDS sangat mengancam kehidupan di dunia. Penularan AIDS sangat sederhana, bisa melalui luka, jarum suntik, serta sex bebas, menyeramkan sekali memang.

AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia yang disebabkan HIV (Human Immuno-deficiency Virus), ialah virus HTLV-III (Human T-Cell Lymphotropic Virus-III, ditemukan tahun 1980), yang menyerang sel darah putih Lymphocyte T-4. Setelah sel T-4 ini digempur HTLV-III, organisme racun (toxoplasma) berkembang, menyusup ke dalam tubuh lewat peredaran darah, lantas memproduksi bisul bernanah di otak, paru-paru, jantung, hati dan limpa.

Selanjutnya, ini mengakibatkan matinya jaringan sel, kista dan berbagai kerusakan sel-sel otak. Nah, dengan rontoknya sistem kekebalan tubuh itu, maka berbagai penyakit yang menyerbu tubuh penderita, pasti bakal susah untuk disembuhkan. Flu ringan sekalipun akan sulit sembuh bagi penderita AIDS. Ya, makin lama makin menggerogoti tubuh penderita dan tak mustahil berakhir dengan kematian. Bagaimana pandangan islam terhadap virus ini ?

AIDS adalah suatu penyakit akibat perbuatan yang dibenci ALLAH SWT, AIDS sendiri tidak ada hukum pasti, hanya saja perbuatan seperti perilaku seks bebas yang menyimpang seperti (maaf) Homo atau lesbian, yang sering mendatangkan virus ini, hukumnya haram. Tidak mengherankan lagi AIDS telah menjadi berita yang menggemparkan seluruh dunia, selain karena obat yang menyembuhkan belum ada, tetapi juga penyebaran virus ini terjadi sangat cepat perihal seks bebas yang menyimpang terus dilakukan oleh masyarakat.

Di beberapa Negara pernikahan sesama jenis tidak lagi dianggap tabu, bahkan mereka memperkuat pernikahan tersebut dengan adanya undang-undang yang mengesahkan pernikahan sejenis di Negara mereka.

Lain halnya di Indonesia, pernikahan sejenis memang tidak sesuai dengan hukum di Indonesia dan tak ada yang mengesahkannya, tetapi perilaku seks bebas yang tidak terikat hukum pun menjadi marak di kalangan masyarakat kita, baik lawan jenis maupun sesama jenis, hal ini tercermin pada masa Nabi Luth AS, yang sesuai pada firman ALLAH SWT: “Dan(kami telah mengutus) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya,”Mengapa kamu melakukan perbuatan keji?”, sungguh, kamu telah melampiaskan syahwatmu kepada sesama laki-laki bukan kepada perempuan. Kamu merupakan kaum yang melampaui batas. “usir mereka (Luth dan pengikutnya) dari negeri ini. Kemudian kami selamatkan dan pengikutnya kecuali istrinya. Dan kami hujani mereka dengan hujan batu.”(QS Al-A’raf ayat 80-84)”Sebenarnya ALLAH telah memperlihatkan bekas-bekas tentang peristiwa kejadian sebagai contoh teladan bagi mereka yang suka memikirkan. Karena kaum Luth adalah orang yang bergelimang dengan kejahatan dan kemungkaran.

Mereka suka melakukan perbuatan yang keji yaitu laki-laki kawin dengan laki-laki dan mereka tidak suka kawin dengan perempuan. Sehingga ALLAH melaknat kaum tersebut dengan menghancurkan negeri tersebut. Negeri tersebut dihancurkan dikarenakan perbuatan kaum Luth itu” firman ALLAH dalam Al-Quran. Lagi diberi tanda pada sisi tuhan engkau. Tiadalah siksa itu terjadi kecuali untuk orang yang aniaya.(Surah Hud ayat 83)

Seperti Firman Allah, dapat kita ambil kesimpulan bahwa AIDS pun terjadi karena ulah manusia sendiri, tetapi bagaimanapun Allah tidak akan memutus rahmatnya kepada hambanya yang mau bertaubat, begitu indahnya islam ketika kita mau mengikuti jalan yang benar.

Dengan adanya penyakit AIDS kita sebagai hambanya diingatkan untuk selalu memikirkan apa yang akan kita lakukan, Bertaubatlah wahai hamba Allah, karena Allah tidak menurunkan suatu penyakit, kecuali diturunkan pula obatnya, kecuali penyakit satu(pikun) Islam memberikan tuntunan dalam pengobatan HIV/AIDS secara fisik melalui medis dan sejenisnya, walaupun masih dalam tahap vaksin bukan obat penyembuh hanya penghambat, untuk melambatkan virus tersebut, teknologi saat ini yaitu ARV (Anti Retro Viral) dan secara psikis melalui kesabaran, taubat, tagarrubilallah (dzikrullah dan berdoa). Sedangkan secara sosial melalui penerimaan dan dukungan penuh terutama dari masyarakat wabil khusus keluarganya.

Jadi, jelaslah bahwa Islam telah mengatur semuanya dalam Al-Quran sebagai petunjuk agar kita tetap selalu dijalan ALLAH SWT. Karena telah banyak kejadian dan peristiwa yang dikisahkan oleh Al-Quranul Karim lewat nabi-nabi dan rasul-rasul Allah. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang sholeh  AMIIINNN…..

SEKIAN..WASSALAM

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Waspadai HIV/AIDS dan Kenali Gejalanya

Virus HIV(Human Immunodeficiency Virus) adalah virus akibat adanya infeksi mematikan dan dapat memperlemah system kekebalan tubuh, Virus ini sangat mematikan karena belum ada obat yang dapat meyembuhkan penyakit ini.
Gejala pada HIV pada umumnya tidak bisa di bedakan dengan penyakit lainya, karena gejalanya gejalanya hamper sama dengan sakit biasa, salah satu cara agar dapat mengetahui HIV dalam tubuh yaitu dengan melakukan test HIV yang biasa disebut VCT (voluntary counseling and testing).
 
Virus ini bisa tersebar dari cairan darah, cairan Sperma, cairan vagina dan ASI, maka dari itu jika anda melakukan tindakan beresiko dan timbul gejala gejalanya segeralah test HIV, virus ini dapat terdeteksi setelah beberapa bulan anda melakukan tindakan bersiko biasanya dalam jangka 2-3 bulan, atau bisa juga 3 minggu setelah anda melakukan tindakan beresiko.
Berikut ini adalah gejala gejala infeksi virus HIV/AIDS yang dilansir oleh Health:
  1. Demam
  2. Kelelahan
  3. Nyeri otot dan sendi dan pembengkakan kelenjar getah bening
  4. Sakit tenggorokan
  5. Munculnya ruam ruam merah
  6. Mual, muntah, diare
  7. Penurunan berat badan drastis
  8. Batuk kering
  9. Berkeringat dimalam hari
  10. Perubahan kuku menjadi kehitam hitaman/garis garis cokelat
  11. Infeksi jamur pada mulut
  12. Sulit berkonsentrasi
  13. Herpes genital atau luka dingin
  14. Kesemutan
  15. Tidak teraturnya siklus menstruasi
Namun dari gejala ini semua terkadang ada yang tidak muncul hingga bertahun tahun, bahkan gejala ini dapat muncul setelah satu dekade.
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Waspada AIDS Sebelum Terlambat!

Menurut laporan UNAIDS 2010, Indonesia disebut sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan epidemi HIV/AIDS tertinggi di Asia. Pada akhir 2009, diperkirakan ada 333.200 ODHA (orang dengan HIV/AIDS) di Indonesia dan 25% di antaranya adalah wanita.

“Bayangkan saja, ada 3,1 juta pria yang gemar ‘jajan’ seks dan sebagian besar dari mereka tidak melakukan hubungan seks yang aman. Istri di rumah pun berisiko tertular penyakit yang dibawa suaminya,” ujar Dr. Nafsiah, Mboi, Sekretaris Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN), prihatin.

Tak mengherankan, jika penularan AIDS melalui hubungan seks heteroseksual adalah yang tertinggi di Indonesia, yaitu 49,3%. Sedangkan penularan melalui penggunaan jarum suntik yang tidak steril sebanyak 40,4%.

“Selama ini KPAN berusaha untuk mengedukasi mereka (WPS (wanita pekerja seks) dan kliennya) agar menggunakan kondom, sehingga bisa mencegah penularan penyakit infeksi menular seksual. Tapi, para pria selalu menolak dengan alasan mengurangi kenikmatan,” jelas Nafsiah.

Lebih lanjut, ia menelaah, sesungguhnya tingkat pengetahuan masyarakat terhadap pentingnya penggunaan kondom sudah lebih dari 90%. Sayangnya, sebagian besar masih mengutamakan kenikmatan dibandingkan keamanan. Padahal, jika seseorang sudah terkena infeksi menular seksual, risiko terkena HIV/AIDS meningkat dua kali lebih besar.

Tak ada orang yang ‘tak tersentuh’ epidemi HIV/AIDS. Semua berisiko, meski kita berpikir tidak pernah melakukan sesuatu yang dapat meningkatkan risiko. “Karena itu, penyuluhan terhadap masyarakat umum harus dijalankan, meski yang menjadi prioritas dalam program HIV/AIDS adalah pencegahan pada kelompok berisiko tinggi. Karena, masyarakat umum pun memiliki risiko tertular,” tegas Prof. Samsuridjal yang telah menangani kasus HIV/AIDS sejak tahun 1987.

Menurutnya, kelompok yang juga penting diperhatikan adalah ibu hamil. Meski angka penyebaran HIV di kalangan ibu hamil masih rendah, sebaiknya ibu hamil melaksanakan tes HIV. “Jika positif, dapat diusahakan agar anaknya tak tertular. Program ini baru dilakukan di 10 provinsi. Semoga setiap pemerintah daerah mulai menjalankannya, sehingga ibu hamil di seluruh Indonesia dapat mencegah penularan HIV kepada bayinya,” harapnya.

Kekhawatiran Prof. Samsuridjal muncul dari pengamatannya terhadap jumlah pasien anak-anak dengan HIV positif. “Di RSCM, Poli Anak telah melayani lebih dari 300 anak dengan HIV positif. Pelayanan pada anak tidak mudah. Diagnosis harus dilakukan dengan cepat dan tepat, karena kematian cepat terjadi. Obat di negeri kita masih mengutamakan bentuk obat untuk dewasa, yaitu tablet. Layanan untuk HIV pada anak pun belum merata. Jika anak memasuki usia sekolah, belum banyak sekolah yang bersedia menerima. Belum lagi kesulitan memberi tahu anak bahwa dia HIV,” tuturnya.

Tak hanya harus bergulat dengan virus yang terus menggerogoti sistem kekebalan tubuh dan berjuang melawan kematian, ODHA juga harus siap bertarung melawan stigma masyarakat yang perlahan membunuh jiwa mereka. Cap bahwa HIV/AIDS muncul akibat perbuatan amoral, seperti seks bebas dan penggunaan narkoba, membuat masyarakat awam merasa ODHA berhak disingkirkan dari pergaulan sosial. Selain itu, rasa takut tertular pun memperkuat alasan mereka untuk menjauhi ODHA.

“Kita harus memandang HIV/AIDS sebagai sebuah epidemi penyakit. Memandangnya dengan perspektif moral tidak akan menyelesaikan masalah,” tegas Nafsiah. Ia melanjutkan, HIV/AIDS tak dapat dijadikan tolok ukur moral seseorang.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

CARA MENGOBATI HIV AIDS

Obat HIV AIDS

Pengobatan hiv aids sangat perlu dan penting, karena hiv aids termasuk penyakit yang dikategorikan berbahaya dan menular. Pilihan tepat dan aman untuk mengobati penyakit hiv aids dengan cara melakukan pengobatan hiv aids melalui Obat HIV AIDS trica jus yang dapat mengobati penyakit hiv aids secara aman dan tidak menimbulkan efek samping apaun yang merugikan tubuh anda.

OBAT HIV AIDSPenyakit HIV ialah suatu virus penyakit yang menyebabkan terjadinya AIDS. Penyakit Hiv ini disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus ( HIV ) yang dapat menyebabkan terjadinya permasalahn system kekebalan tubuh manusia. Sehingga orang yang mengalami penyakit HIV ini mengalami kurangnya system  imun tubuh,  dan akan rentan terjadinya suatu infeksi dalam tubuh, karena tubuh lemah dalam melawan infeksi dalam tubuh manusia. Sedangkan yang dimaksud dengan AIDS atau Acquired Immunodeficiency Syndrome ialah infeksi yang terjadi karena rusaknya system kekebalan tubuh manusia akibat Human Immunodeficiency Virus ( HIV ).

Penyebab HIV AIDS

Penyebab HIV AIDS ialah virus, namun ada juga beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya HIV AIDS seperti virus HIV yang bisa tularkan dari satu orang ke orang lain, karena penyakit HIV AIDS ini penyakit menular sexsual ( PMS ). Biasanya penularan penyakit HIV AIDS ini dapat terjadi bila anda melakukan hubungan sexsual dengan orang yang mengalami penyakit HIV AIDS, melalui pendonoran darah, jarum suntik, alat kelamin, ASI atau bisa juga terjadinya selama menyusui atau hamil yang dapat ditularkan dari ibu kepada anaknya

Gejala HIV AIDS

Adapun gejala HIV AIDS yang umum terjadi antara lain :

  • Badan terasa lemah dan sakit
  • Flu dan batuk yang terus menerus dan sukar disembuhkan
  • Demam dan diare yang berkepanjangan
  • Penurunan berat badan
  • Berkeringat dimalam hari
  • Mual dan muntah
  • Terjadinya sutau penyakit radang paru-paru

Pengobatan terbaik HIV AIDS melalui Obat HIV AIDS trica jus

Telah anda ketahui gejala yang mengalami penyakit HIV AIDS ini, yang mana bila anda membiarkan gejala tersebut semakin parah dan nantinya HIV AIDS ini akan membunuh anda. Mengingat penyakit HIV AIDS ini mengerikan dan bahkan sangat berbahaya juga dapat mematikan, bagi anda yang mengalami penyakit HIV AIDS ini sangat perlu dan penting sekali anda lakukan dengan cara memilih pengobatan terbaiak HIV AIDS melalui obat terbaik HIV AIDS trica jus.

OBAT HIV AIDSAnda tidak perlu khawatir dengan pengobatan penyakit yang anda derita melalui trica jus, karena trica jus ini telah banyak dikonsumsi oleh kalangan masyarakat untuk dijadikan sebagai bahan pengobatan herbal terutama untuk dijadikan sebagai bahan pengobatan yang berhubungan dengan sexsual seperti ejakulasi dini, lemah syahwat dan penyakit lainnya. Maka bila anda melakukan pengobatan HIV AIDS melalui trica jus ini sangat baik sekali.

Selain trica jus ini baik dijadikan sebagi bahan pengobatan herbal, trica jus juga merupakan pilihan tepat untuk dijadikan sebagai bahan pengobatan HIV AIDS anda, karena didalam trica jus ini memilki khasiat yang luar sekali sebagai bahan pengobatan penyakit HIV AIDS anda. Bahan trica jus juga sangat diperlukan sekali sebagai bahan pengobatan penyakit HIV AIDS anda, karena trica jus ini terbuat dari bahan alami yang dapat menggobati penyakit HIV AIDS anda. Jadi, bila anda melakukan pengobatan penyakit HIV AIDS melalui trica jus berarti anda telah melakukan pengobatan terbaik dengan cara memilih obat terbaik HIV AIDS melalui trica jus.

Trica jus adalah jus kesehatan yang memanfaatkan tanaman tribullus terrestis dan maca. Tanaman tribullus terrestes dan maca ini sangat dibutuhkan sekali sebagai bahan pengobatan penyakit HIV AIDS anda. Bahan utama tribullus terestis dalam Obat HIV AIDS trica jus ini memilki manfaat dan khasiat sangat luar biasa yaitu dapat mengobati berbagai penyakit yang berhubungan dengan sexsual, yang mana penyakit HIV AIDS ini jenis penyakit menular sexsual ( PMS ).

Bahan Obat HIV AIDS tribullus terrrestis ialah tanaman berbunga yang hidup digurun pasir dengan cuaca yang sangat panas. Tanaman ini dapat tumbuh dengan subur meskipun dalam keadaan cuaca yang sangat panas dan juga tribullus terrestis memilki karakter yang sangat kuat untuk dijadikan sebagai bahan pengobatan herbal terutama untuk dijadikan bahan pengobatan herbal HIV AIDS anda yang bisa anda peroleh dari trica jus. Selain itu tribullus juga telah lama digunakan sebagai bahan makanan kesehatan pada zaman dahulu.

Kandungan yang sangat perlu dan penting dalam tribullus terrestis ini seperti kandungan tannin, resin, flavoid, glikosida, minyak esensial, dan golongan sapaonin protodioscin, furostanol) yang sangat baik untuk dijadikan sebagai bahan pengobatan herbal HIV AIDS. Tanaman ini bisa tumbuh didaerah tropis dan sedang diselatan Eopa, Australia, Asia selatan, dan seluruh Afrika. Tribullus ini telah lama diketahui dapat meningkatkan kadar hormone testoteren dalam darah secara otomatis pada tubuh manusia.

Selain tanaman tribullus terestis dalam trica jus yang sangat penting dan perlu untuk dijadikan sebagai bahan pengobatan penyakit HIV AIDS anda, ternyata dalam tanaman maca pun tak kalah penting yaitu untuk melancarkan peredaran darah, merangsang hormon testosrenore, memperkebal daya tahan tubuh yang sangat perlu dan penting sekali untuk penyakit HIV AIDS anda, karena AIDS ini terjadinya karena rusaknya system kekebalan tubuh manusia.

Maka dari itu sangat perlu sekali tanaman tribullus terrestis dan maca ini dijadikan sebagai bahan penggobatan herbal HIV AIDS yang kini bisa anda peroleh dari Obat HIV AIDS melalui trica jus. Untuk itu anda bisa memperoleh kesembuhan yang slama ini harapakan dengan cara mengkonsumsi trica jus secara rutin selama proses penyembuhan penyakit HIV AIDS. Untuk itu jangan tunggu penyakit HIV AIDS anda membunuh anda, segera lakukan pengobatan melalui trica jus yang aman dan tidak menimbulkan efek samping bagi tubuh anda.

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment